![]() |
| Caption: Pembaptisan saudara Galdus Gerudus di Sungai Beririk. Dalam khotbahnya, Pendeta Martin mengingatkan kita untuk terus bertekun dalam iman, menanggalkan beban dan dosa yang menghalangi |
Sintang, transkapuas.com - Pada hari Minggu, 14 September 2025, suasana di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Pos PI Kalvari Beririk dipenuhi dengan semangat dan harapan. Pendeta Martin, S. Th, selaku Ketua Daerah Sintang 1, menyampaikan khotbah yang mendalam, mengingatkan jemaat akan pentingnya bertekun dalam iman. Mengambil inspirasi dari Ibrani 12:1-2, beliau menekankan bahwa setiap individu harus menanggalkan segala beban dan dosa yang mungkin menghalangi perjalanan iman kita.
Ibadah dimulai tepat pada pukul 09.30 WIB, dihadiri oleh jemaat setia GIKI, termasuk Gembala Sidang GKII Pos PI Kalvari Beririk, Sunjung, S. Th, dan Guru STA Klansam Sintang, Sri Maulinda, S. Pd. K.
Dalam khotbahnya, Pendeta Martin mengajak jemaat untuk merenungkan pentingnya untuk selalu memandang kepada Yesus, yang bukan hanya menjadi garis akhir dari perlombaan iman kita, tetapi juga menjadi sumber kekuatan yang tak ternilai.
Pendeta Martin menegaskan, "Kita harus berani menanggalkan segala yang menghalangi kita. Beban dan dosa bisa menjadi penghalang yang membuat kita kehilangan fokus dalam menjalani hidup beriman." Beliau mengajak jemaat untuk memperkuat iman melalui pembacaan firman Tuhan secara rutin, agar semakin dekat dengan Allah.
Setelah khotbah yang menginspirasi tersebut, acara dilanjutkan dengan momen sukacita berupa pembaptisan jemaat baru, Galdus Gerudus, yang dengan penuh komitmen kini mengikuti ajaran Kristen. Pembaptisan ini dilakukan oleh Pendeta Martin dan disaksikan oleh Gembala Sidang serta seluruh jemaat. Momen ini bukan hanya menjadi tanda peralihan dalam hidup Galdus Gerudus, tetapi juga sebuah perayaan iman yang membahagiakan seluruh jemaat.
Acara ditutup dengan kebersamaan yang hangat, di mana Pendeta, Gembala, dan jemaat berkumpul untuk makan bersama. Suasana penuh keakraban ini menggambarkan betapa pentingnya komunitas dalam perjalanan iman setiap anggotanya.
Khotbah menjadi pengingat berharga bagi kita semua untuk terus bertekun dalam iman dan menyelesaikan perlombaan yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Semoga setiap jemaat senantiasa diberdayakan untuk menanggalkan beban dan tetap fokus pada tujuan akhir, yaitu kehidupan yang berkenan kepada-Nya.
Publish: (RN)
