Notification

×

BUMDes Pelimping Bersatu Luncurkan Program Pertanian Untuk Masyarakat

Senin, 22 September 2025 | 08.32.00 WIB Last Updated 2025-09-22T01:32:24Z
Caption: Pelimping Learning Farm: Mendorong Kemandirian Ekonomi Melalui Pelatihan Pertanian di Desa Pelimping


Sintang (Kalbar), transkapuas.com — Dalam keterangan nya saat menyampaikan kepada awak media, Kepala Desa Pelimping, L. Pulamendi, A. Md., Par, dengan penuh semangat mengumumkan peluncuran program BUMDes terbaru yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan. Program ini dikenal dengan nama "Pelimping Learning Farm", sebuah inisiatif yang tidak hanya akan memberikan pelatihan, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat desa pada Minggu, (21/9/2025). 


Dengan luas lahan perkebunan mencapai 5 hektar, Pelimping Learning Farm akan fokus pada pengembangan tanaman semangka dan sayur mayur. Pulamendi menegaskan pentingnya pertanian dan perkebunan bagi perekonomian lokal, terutama dalam konteks ketahanan pangan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen yang mandiri,” ujarnya.


Program ini akan didampingi oleh para ahli pertanian dan perkebunan yang didatangkan dari Banyuwangi, Jawa Timur. Para pembimbing ini telah berpengalaman dalam bidangnya serta akan memberikan pelatihan dari tahap awal hingga panen.


“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif,” tambah Pulamendi.


Sebagai bagian dari BUMDes Pelimping Bersatu, program ini memiliki tema "Meningkatkan Minat Masyarakat Dalam Sektor Pertanian & Perkebunan". Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan pengetahuan yang tepat, mereka diharapkan mampu mengelola lahan pertanian secara efisien dan produktif.


Program ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan yang telah direncanakan dengan cermat:


- Senin, 22 September 2025: Persiapan tanah media semai, di mana peserta akan belajar tentang cara mempersiapkan lahan sebelum bercocok tanam.

- Rabu, 24 September 2025: Pemasukan bibit ke rak semai, peserta akan diajarkan teknik penyemaian yang baik.

- Sabtu, 27 September 2025, pukul 15.00 WIB: Pemindahan bibit dari open ke lahan semai, di mana peserta akan praktek langsung memindahkan bibit ke lahan.

- Minggu, 28 September 2025: Pembuatan gulutan/Ledengan, sebuah teknik penting dalam pengelolaan lahan.

- Senin, 29 September 2025: Pengambilan kelopak biji dari bibit, menandai tahap akhir dari proses belajar.


Dengan adanya program ini, Kepala Desa Pelimping, Kecamatan Kelam Permai berharap akan lahir generasi petani yang tidak hanya terampil tetapi juga inovatif.


“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap pertanian. Ini bukan hanya tentang bertani, tetapi juga tentang menciptakan peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” jelas Pulamendi.


Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan perekonomian. Dengan dukungan semua pihak, dari pemerintah hingga masyarakat, Desa Pelimping berkomitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi semua.



Publish: (RN)

×
Berita Terbaru Update