Notification

×

Iklan DPRD Sekadau, Hari Buruh

Iklan DPRD Sekadau, Hari Buruh

Sekda Sekadau Buka Acara Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Nasional di Kabupaten Sekadau

Kamis, 23 November 2023 | 18.09.00 WIB Last Updated 2023-11-24T09:18:04Z


Sekadau, transkapuas.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa membuka acara Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Nasional di Kabupaten Sekadau di ruang Rapat Wakil Bupati Sekadau, Kamis (23/11/23).


Dalam sambutannya Sekda mengucapkan terima kasih kepada Badan Pusat Obat Makanan (BPOM) Pontianak yang telah hadir di Kabupaten Sekadau dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap Program Prioritas Nasional di Kabupaten Sekadau.


"Terimakasih kepada BPOM Pontianak yang telah hadir di Kabupaten Sekadau dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap Program Prioritas Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Pangan Jajanan yang dikonsumsi Anak Usia Sekolah yang ada di Kabupaten Sekadau," ucap Sekda.


Lebih lanjut ia juga mengatakan, sebagai bentuk implementasi Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), perlu dilakukan gerakan aplikatif di masyarakat yg sistematis dan terencana secara bersama-sama dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku untuk meningkatkan kualitas hidup sehingga terwujud peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.


"Program Desa Pangan Aman yang dilakukan di 3 Desa yakni di Desa Sungai Ayak I, Desa Gonis Tekam dan Desa Nanga Menterap, bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan dan memperkuat ekonomi desa, melalui bimbingan teknis pemberdayaan masyarakat desa dan untuk usaha pangan desa agar kesedian pangan desa dapat memenuhi persyaratan keamanan dan mutu pangan," jelas Mohammad Isa.


Selanjutnya, Program Pasar Aman berbasis komunitas yang telah dilakukan pada dua pasar tradisional di kabupaten Sekadau bertujuan untuk menggugah pihak swasta agar dapat Mandiri dalam pembinaan dan pengawasan terhadap komunitasnya. Pelaku usaha dalam hal ini pedagang pasar di edukasi tentang regulasi serta cara penerapan distribusi maupun cara ritel pangan yang baik.


Terkait Program pangan jajan yang dikonsumsi anak usia sekolah yang dilakukan di 11 Sekolah, bertujuan untuk memastikan agar komunitas sekolah aman dan terhindar dari jajan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya dan diproduksi dengan higienis dan sanitasi yang baik. Melalui program ini anak-anak agar tumbuh sehat cerdas dan menjadi generasi masa depan yang unggul.


"Ketersediaan jumlah pangan yang aman, sehat dan berkualitas memberikan dampak yang besar bagi kesehatan khususnya bagi kecerdasan anak-anak yang merupakan generasi persiapan menuju Indonesia Emas di Tahun 2045", ucap Sekda.


Acara tersebut juga dihadiri, Plt. Sekretaris Dinkes, Camat Belitang Hilir, Kepala Puskesmas, dan Kepala Desa Percontohan, Ketua-Ketua Asosiasi Pengelola Pasar, Kepala Sekolah Percontohan, Satgas Stunting, Loka POM Sanggau, dan tamu undangan lainnya. (Tim/sy)

×
Berita Terbaru Update