Notification

×

TK

TK

Wabup

Wabup

Sintang 1

Sintang 1

Jalan Penghubung Antara Desa Kecamatan Kelam Permai Rusak Parah

Sabtu, 23 September 2023 | 17.59.00 WIB Last Updated 2023-09-25T11:01:18Z

 

Foto: Jalan Penghubung Antar Desa Sungai Labi dan Desa Landau Kodam Kecamatan Kelam Permai

Sintang,transkapuas.com - Jalan mempunyai peranan penting terutama yang menyangkut perwujudan perkembangan antar wilayah yang seimbang, pemerataan hasil pembangunan serta pemantapan pertahanan dan keamanan nasional dalam rangka mewujudkan.


Namun seperti yang terpantau oleh awak media transkapuas.com, jalan penghubung antar dua Desa yang berada di Kecamatan Kelam Permai rusak parah bahkan sudah ditumbuhi semak belukar pada Sabtu (23/9/2023).


Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antar Desa Sungai Labi dan Desa Landau Kodam Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.


Saat ditemui di tempat kerjanya Wakil Ketua BPD Desa Sungai Labi Heriyanus mengatakan bahwa jalan yang menghubungkan Desa Sungai Labi dan Desa Landau Kodam tersebut dibangun pada tahun 2004 oleh Pemda namun hingga kini tidak ada perbaikan.


"Kerusakan jalan kami di sini sudah terjadi sejak lama, tahun 2004 Pemerintah daerah buka jalan namun hingga saat ini tidak ada perbaikan bahkan sudah ditumbuhi semak belukar, jangankan kendaraan roda empat untuk roda dua saja sangat sulit untuk melewati jalan kami ini", tutur Heriyanus.


"Ini sebenarnya jarak dari Desa Sungai Labi menuju ke Desa Landau Kodam cuma 6 km,saya sebagai tokoh masyarakat dan mewakili masyarakat yang ada di Desa Sungai Labi mengharapkan adanya perhatian dari pihak terkait untuk jalan kami tersebut", tutur Wakil Ketua BPD Desa Sungai Labi.


Kepala Desa Sungai Labi Heldi Gardis saat dihubungi melalui WhatsApp membenarkan bahwa jalan penghubung antar dua Desa rusak parah bahkan sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan, apalagi ketika musim hujan, Kades juga mengharapkan ada perhatian dari pihak terkait dengan kondisi jalan antar Desa tersebut.


"Jalan tersebut dulunya merupakan akses utama yg digunakan masyarakat desa sungai labi untuk mengangkut barang dan org. Namun sekarang jalan tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi karena rusak parah. Dimohon kepada instansi terkait agar bisa memperbaiki jalan dan jembatan pada poros jalan tersebut krn sangat berdampak kepada semua sektor kehidupan yg ada di desa sungai labi", tulis Heldi Gardis.


Tokoh masyarakat Desa Sungai Labi Petrus saat dihubungi juga mengatakan hal yang sama bahwa jalan tersebut sudah lama tidak di perhatikan oleh pihak terkait.


"Sangat memperhatinkan dah berapa tahun ni gak d perhatikan pemerintah,jika jalan bagus tak tertutup kemungkinan pertumbuhan ekonomi semakin baik,tapi jika kondisi jalan seperti ini maka akan menghambat ekonomi masyarakat", tulis Tia panggilan akrabnya.


"Mau ini jalan kabupaten maupun provinsi, intinya yang terpenting minta segera ada pembangunan infrastruktur bukan hanya melihat, karena kondisi jalan yang sudah rusak parah", tambah Petrus Sopiandi Tokoh Masyarakat Desa Sungai Labi


Melihat kondisi jalan yang semakin parah tersebut salah satu Caleg Dapil Sintang 3 Sungai Tebelian, Dedai dan Kelam Permai dari partai PDI-P Nomor urut 4, Sebastian Jaba sangat prihatin dengan kondisi jalan yang menghubungkan ke dua Desa semakin parah bahkan untuk dilewati sudah sangat sulit.


"Cuma melihat keadaan yang ada sangat miris.. Selaku anggota dewan dan pemerintah seharusnya wajib memperhatikan dan mengusahakan pembangunan infrastruktur untuk wilayah tersebut", tulis Sebastian Jaba.


"Karena jln tersebut salah satu akses utama. Yang di gunakan masyarakat di sekitar wilayah tersebut setiap hari. Bahkan jln satu-satunya menuju ke kabupaten Sintang", lanjut Sebastian Jaba Caleg Dapil Sintang 3.


Manfaat pembangunan infrastruktur 

jalan adalah memperlancar arus distribusi barang dan jasa dengan mempermudah pengiriman sarana produksi dan mempermudah pengiriman hasil produksi kepasar dengan memberikan aksesibilitas; membuka isolasi kawasan; meningkatkan aksesibilitas jasa pelayanan sosial termasuk kesehatan.


Reporter : K. Robenson

×
Berita Terbaru Update