Notification

×

Bahayanya Gigitan Anjing, Desa Gemba Raya Bergerak Cepat

Rabu, 14 Juni 2023 | 14.05.00 WIB Last Updated 2023-06-17T07:07:28Z

 


Sintang,transkapuas.com - Bahaya gigitan anjing rabies masih mengintai masyarakat di kabupaten Sintang Kalimantan Barat, sudah 8 orang nyawa melayang akibat gigitan anjing gila tersebut, 7 orang adalah anak-anak dan 1 orang dewasa.


Dengan adanya kejadian luar biasa (KLB) yang terjadi di kabupaten Sintang tersebut, Kepala Desa Gemba Raya Kecamatan Kelam Permai langsung bergerak cepat untuk melakukan pencegahan dengan membuat himbauan bagi masyarakat terkhususnya di Desa Gemba Raya Rabu,(14/6/2023).


Himbauan Kepala Desa Gemba Raya dengan nomor : 400.7.9/280/Kesra/2023. Dasar surat edaran Camat Kelam Permai nomor : 400/ 146/KES.PM/2023 tentang pencegahan penanggulangan hewan penular rabies.


Adapun himbauan tersebut diantaranya :

1. Anjing tidak boleh dilepas berkeliaran.

2. Anjing yang tampa tanda sudah di vaksin akan dimusnahkan.

3. Hukum adat pemilik anjing jika menggigit maka menanggung semua biaya berobat, kalau meninggalkan dunia membayar hukum adat pampas penuh.

4. Pertolongan pertama jika di gigit anjing : cuci luka dengan air mengalir memakai sabun selama 10 - 15 menit, diberi alkohol atau yodium, segera di bawa ke tempat medis atau puskesmas.

Himbauan tersebut ditandatangani oleh Kepala Desa Gemba Raya Rupinus Raden dan Ketua Adat Desa Gemba Raya Petrus Dima.


Menurut Kades Gemba Raya Rupinus Raden pihaknya sudah mengajukan ke pihak terkait untuk segera dilakukan vaksinasi bagi anjing yang ada di daerahnya tersebut namun hingga saat ini belum ada respon.


"Belum, lagi di ajukan, belum ada respon dari mereka", tulis Kades singkat.


Desa Gemba Raya memiliki 7 Dusun yaitu Dusun Ransi Panjang, Dusun Kebiau Ulu,Dusun Ransi Pendek, Dusun Lanjing Tuai,Dusun Tertumbuk, Dusun Lanjing dan Dusun Lubuk Siba.


Sampai berita ini disiarkan untuk Desa Gemba Raya Kecamatan Kelam Permai masih aman dan terkendali serta tidak ada laporan korban gigitan anjing gila.


Reporter : K.Robenson

×
Berita Terbaru Update