Notification

×

BPKAD OKI

BPKAD OKI

Digitalisasi Pajak Daerah, ASN OKI Jadi Pelopor Peningkatan PAD

Rabu, 03 Juni 2026 | 13.24.00 WIB Last Updated 2026-06-03T06:24:41Z
Caption : Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyerahkan door prize pada salah satu ASN .


OKI (Sumsel), transkapuas.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendorong aparatur sipil negara (ASN) menjadi pelopor peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi pembayaran pajak daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui program ASN Sadar dan Ikut Kontribusi Pajak Daerah (ASIK Pajak) serta peluncuran aplikasi SiDOMON Pajak (Sistem Digital Online Mempermudah Optimalisasi Pembayaran Pajak Daerah).


Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengatakan optimalisasi PAD menjadi salah satu kunci mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada kekuatan pendapatan daerah.


“PAD yang kuat akan memberikan ruang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat. Karena itu, optimalisasi penerimaan daerah harus terus dilakukan melalui berbagai inovasi,” kata Muchendi saat peluncuran program ASIK Pajak di Halaman Kantor Bupati OKI, Selasa (2/6).


Ia menjelaskan, selain menggali potensi pajak daerah, pemerintah juga harus menghadirkan kemudahan layanan bagi masyarakat. Karena itu, digitalisasi menjadi strategi penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah.


“Melalui aplikasi SiDOMON Pajak, masyarakat dapat membayar pajak daerah dengan lebih mudah, cepat, aman, dan transparan. Digitalisasi ini bukan hanya memudahkan pelayanan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan memperkuat pendapatan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.


Muchendi juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI menjadi teladan dalam mendukung digitalisasi pembayaran pajak daerah. ASN, kata dia, harus tampil sebagai agen perubahan yang mampu mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital.


“ASN harus menjadi contoh. Jika aparatur pemerintah sudah terbiasa membayar pajak secara digital melalui SiDOMON, masyarakat akan semakin yakin dan terdorong menggunakan layanan yang sama,” katanya.


Sementara itu, Bambang Pramono mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui pemanfaatan teknologi pembayaran digital.


“Implementasi pembayaran pajak secara digital melalui SiDOMON merupakan langkah konkret dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah. Sistem ini akan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Bambang.


Menurutnya, digitalisasi pembayaran pajak juga berperan dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus mendorong budaya transaksi non-tunai di tengah masyarakat.


“Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten OKI, Bank Indonesia, dan Bank Sumsel Babel menjadi contoh sinergi yang baik dalam mendorong transformasi digital daerah. Semakin mudah masyarakat membayar pajak, semakin besar pula potensi peningkatan penerimaan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan,” katanya.


Melalui program ASIK Pajak dan implementasi aplikasi SiDOMON, Pemerintah Kabupaten OKI berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat, basis pajak semakin luas, serta penerimaan PAD tumbuh secara berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan daerah. ASN diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan penggunaan layanan pembayaran pajak digital kepada masyarakat.


( Mas Tris)

×
Berita Terbaru Update