Notification

×

GD SKD TK

GD SKD TK

Ketua Komisi V DPR RI, Kecewa Kontraktor Abaikan Pengaturan Lalu Lintas di Pekerjaan Jalan Nasional

Minggu, 07 Juli 2024 | 19.36.00 WIB Last Updated 2024-07-07T17:40:33Z
Foto: Lasarus, Ketua Komisi V DPR RI saat meninjau kemacetan di ruas jalan Nasional Sanggau Sekadau, Minggu (7/7/2024)


Sekadau, tanskapuas.com - Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dapil II Kalbar yang Juga Bakal Calon Gubernur Kalbar, Lasarus kecewa dan geram karena terjadinya kemacetan akibat tidak ada petugas dari kontraktor pelaksana Pembangunan Jalan Nasional.


Akibatnya kemacetan panjang tak terhindar ditambah lagi adanya bus DAMRI yang tergelincir pada jalan yang dikerjakan tersebut.


Lasarus dalam visual video yang dikirim langsung menelpon kontraktor pelaksana untuk segera mengatasi kemacetan tersebut.


"Ini gak bisa ini pak, yang ngawasin ngak ada, yang jaga Ndak ada. Ini dibiarkan saja, gimana kerja kayak gini. Saya Ndak mau tau, siang nanti saya lewat semuanya sudah rapi pak," tegas Lasarus dalam visual video tersebut, Minggu (7/7/2024).


Kemacetan lalu lintas terjadi di Jalan Sanggau-Sekadau, tepatnya di Desa Sungai Kunyit, Kecamatan Sekadau Hilir, sampai ke Semuntai kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau, sejak Sabtu, 6 Juli 2024 malam.


Sementara itu, Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi kemacetan. Polisi tetap siaga untuk mengatasi kemacetan dan melancarkan arus lalu lintas.


Petugas menerapkan sistem buka tutup jalur secara bergantian untuk mengatur lalu lintas dari kedua arah. Sejak pukul 20.00 WIB, anggota Polres Sekadau bersama Polsek Sekadau Hilir bersiaga di lokasi untuk mengurai kemacetan.


"Anggota kami sudah mulai mengatur lalu lintas sejak pukul 20.00 WIB, dan kemacetan bisa diurai. Namun, sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi kemacetan total karena bus Damri tergelincir dan melintang di jalan," ujar Kapolres, Minggu 7 Juli 2024.


"Bus Damri tersebut bergerak dari arah Sintang menuju Pontianak dengan membawa penumpang. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," tambah Kapolres.


Saat ini, polisi telah mengevakuasi bus Damri tersebut dengan bantuan alat berat dari perusahaan PT. MPE. Selain itu, personel dari Polsek Mukok, Polres Sanggau juga bersiaga untuk mengatur lalu lintas di lokasi.


Sebanyak 20 personel dari Polres Sekadau dan Polsek Sekadau Hilir dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas. Alat berat dari perusahaan juga disiagakan di lokasi untuk membantu mengatasi kemacetan.


"Situasi saat ini mulai membaik dan kami terus menerapkan sistem buka tutup. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara," tutup Kapolres. (Sy)

×
Berita Terbaru Update