Notification

×

TK

TK

Wabup

Wabup

Sintang 1

Sintang 1

Cegah DBD, Dinkes PP dan KB Sekadau Lakukan Fogging

Selasa, 31 Oktober 2023 | 20.09.00 WIB Last Updated 2023-10-31T13:09:49Z


Sekadau, transkapuas.com- Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Sekadau, Melakukan Fogging (Pengasapan) Di Desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir kabupaten Sekadau, Selasa (27/10/2023).


Fogging ini merupakan upaya dalam Pencegahan Kasus Peningkatan Demam Berdarah Dengue (DBD), seperti yang kita ketahui bahwa wilayah kabupaten Sekadau saat ini mengalami peningkatan DBD, adalah penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan lewat nyamuk Aedes.



Fogging yang di lakukan Dinas Kesehatan kesehatan PP dan KB secara merata, di mana wilayah tersebut ada kasus DBD Hal ini merupakan pencegahan dini agar tidak ada kasus Korban DBD di wilayah Sekadau.


Kadis Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan dari data terkini jumlah pasien penderita DPD berjumlah 142 orang.


"Dari data terkini jumlah penderita DBD per Puskemas yang ada di kabupaten Sekadau yakni ; Sekadau Hilir 38, SP 3, 1 (satu), Simpang Empat, 4, Rawak, 7, Tapang Perodah 6, Nanga Taman, 6, Nanga Mahap, 1, Sungai Ayak, 7, Belitang, 65, Balai Sepuak, 10 dan total penderita DBD kabupaten 142 orang," tulis Henry Alpius.


Mengingat wabah DPD tersebut sangat berbahaya, Henry menghimbau kepada masyarakat supaya segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat bila mengalami gejala demam.


"Wabah DBD sangat berbahaya bagi penderita yang sudah demam, apa bila tidak cepat di tangani dapat mengakibat kematian, maka dari itu apa bila ada gejala demam agar segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat, agar dapat di ketahui apa penyebab demamnya," ucapnya.


Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama sama melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dengan 3M Plus yakni dengan Menguras membersihkan bak air, atau tempat - tempat yang menampung air minimal seminggu sekali, agar tidak membuat nyamuk bersarang.


Serta jangan membuang sampah plastik, kaleng ke sembarang tempat, agar tidak mengenang air, pada musim hujan seperti ini, supaya nyamuk tidak bisa bertelur, serta mendaur ulang limbah barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.


Ia juga berpesan agar warga bergotong-royong dengan membersihkan lingkungannya masing-masing.


"Ayo kita bergotong royong membersihkan lingkungan kita masing-masing agar terciptanya lingkungan yang bersih dan terhindar dari wabah DPD," tutup Henry. (Sy)

×
Berita Terbaru Update